- Laba-laba, sekitar 46 mil
- Monyet, sekitar 55 mil
- Burung Guano, 280 mil
- Kolibri, 50 mil
- Paus pembunuh, 65 mil
- Pelican, paling besar 285 mil
Misteri Garis Nazca
Saturday, February 6, 2010
Cinta Sehidup Semati 5000 Tahun
Wednesday, January 27, 2010
sepasang kerangka laki-laki dan perempuan zaman batu baru yang saling berpelukan erat tergali di Italia. Sepasang kerangka yang saling berpelukan hangat ini, menggoncang semua orang yang melihatnya. Arkeolog memperkirakan, bahwa sepasang kerangka ini telah terkubur kurang lebih 5.000-6.000 tahun lamanya di bawah tanah! pelukan selama 5.000 tahun ini bukan saja menggoncang arkeolog, bahkan masyarakat dunia.
Untuk mempertahankan gaya pelukan ini, ilmuwan belum memutuskan memisahkan potongan kerangka tersebut. “Kami akan tetap mempertahankan sikap mereka selama ini yaitu saling berpelukan.” Demikian ujar arkeolog Irena Mannorti yang menemukan sepasang kerangka ini sepekan lalu. Setelah kerangka itu dipindahkan, ilmuwan akan meneliti lebih lanjut terhadap sepasang kekasih yang saling berpelukan abadi ini. Selanjutnya, kerangka tersebut akan di simpan di museum nasional Italia.
Menurut ilmuwan, bahwa pengetahuan mereka terhadap pasangan kekasih zaman batu ini sangat sedikit. Kerangka tersebut ditemukan di sebuah daerah pinggiran Kota Valdaro, Mantova, karena itu dinamakan “kekasih Valdaro”. Arkeolog nampaknya sangat yakin bahwa mereka meninggal saat remaja, sebab gigi mereka masih utuh. Selain itu, karena seiring dengan ditemukannya sebuah panah dan beberapa perkakas di kerangka tersebut, dapat diketahui kalau mereka meninggal pada zaman batu. Dan di balik legenda yang dianggap paling agung dalam sejarah arkeologi Italia ini masih banyak teka-teki yang perlu diuraikan. Ada indikasi menunjukkan, bahwa kedua insan ini bukannya meninggal dalam kondisi saling berpelukan, melainkan dikubur demikian di tanah makam prasejarah.
Tempat Terdingin Di Dunia?
Ilmuwan telah mengidentifikasi tempat yang dipercayai sebagai yang paling dingin di dunia. Lokasi yang dikenal dengan nama Ridge A itu terletak 14.000 meter dan berlokasi di dataran tinggi Antartika. Saat musim dingin tempat itu memiliki rata-rata temperatur minus 70 derajat celcius dan sangat terpencil, sehingga diperkirakan belum ada manusia yang ke sana.

Sebuah tim ilmuwan dari Amerika dan Australia mengidentifikasi Ridge A dari gambar satelit dan model klimatologi saat mencari lokasi observasi terbaik di dunia. Lokasi tersebut berada di teritorial antartika Australia, hampir 90 mil dari tempat observasi robot yang sudah lebih dulu ada.
Will Saunders, kepala studi mencatat bahwa selain suhu yang sangat rendah, lokasi tersebut memiliki kandungan air yang sangat rendah di udara. "Di sana begitu tenang dan hampir tidak ada angin bahkan cuaca," katanya. kombinasi dari seluruh elemen tersebut menjadikan tempat itu sangat sempurna untuk pos observasi astronomi. "Gambar-gambar astronomi yang diambil dari Ridge A, paling tidak tiga kali lebih tajam dari tempat yang biasa digunakan para astronom," kata Saunders.

Karena langit lebih gelap dan tidak berawan, berarti teleskop sederhana memiliki kekuatan yang sama dengan teleskop terbesar dimana pun di muka bumi. Para ilmuwan percaya jika teleskop yang diletakkan di lokasi tersebut dapat mendekati kualitas foto teleskop Hubble yang berada di luar angkasa. Saat ini tempat observasi terbaik di bumi terletak di atas sebuah gunung di Hawaii dan Chile.
Ular Berkaki Di China
Seekor ular berkaki ditemukan di rumah Dean Qiongxiu di wilayah Suining, barat daya China. Ular tersebut memiliki sebuah kaki yang juga dilengkapi dengan kuku. "Saya terbangun dari kamar setelah mendengar suara seperti menggaruk di tembok tapi sangat aneh. Saat saya menyalakan lampu, saya melihat ular tersebut sedang berjalan di dinding menggunakan cakarnya," kata Qiongxiu seperti dilansir Telegraph.
Qiongxiu menuturkan, ia langsung melumpuhkan ular tersebut dengan melemparkan sepatu dan menyimpan ular tersebut di dalam botol beralkohol. Ular berkaki itu memiliki panjang sekira 16 inci dan pada kakinya terdapat empat jari kecil. Saat ini ular tersebut tengah diteliti di Life Sciences Department di West Normal University, Nanchang.

"Kami memang terkejut tapi kami belum bisa mengungkapkan penyebab timbulnya kaki tersebut hingga kami menyelesaikan seluruh penyelidikan," kata Pakar dunia ular, Long Shuai. Sebelumnya memang telah sering ditemukan sejumlah mutasi pada ular, di antaranya penemuan ular berkepala dua.
Awal Kehidupan Manusia Dari Mars? teori apa ini??
Ada teori yang menarik, berupa sebuah asumsi bahwa kehidupan manusia asalnya dari air mars yang membawa living organism canggih. Diperkirakan sejak awal di tata surya kita ada 2 planet sempurna yang mempunyai kehidupan.

Tetapi Mars mempunyai kelemahan yaitu instabilitas medan magnet bumi. Karena itu terjadilah Polar Shift theory, dimana medan kutub utara mars berputar ke kutub selatan, menyebabkan peluncuran partikel2 di dalam atmosphere untuk terbang ke luar angkasa, bisa dibilang kiamat Mars. Nah partikel2 ini menyerang bumi, dan sebagian dari partikel nya seperti air membawa living organism yang canggih dan berevolusi menjadi Manusia.
Ini sekedar teori yang gua lihat di Discovery chanel, haha mengerikan. Theory tersebut juga dipake untuk menjelaskan mengapa geologi benua Amerika, terutama di California rada aneh. Dan kalo di lihat memang mirip. Di prediksi bahwa apa yg terjadi sama di daerah kering California, dimana seluruh partikel air kelempar keluar angkasa karena adanya tidak keseimbangan medan magnet bumi dengan atmosphere.
Lukisan Da Vinci Yang Lain?
Sebuah lukisan gadis yang diduga merupakan karya pelukis kenamaan Leonardo Da Vinci ditemukan. Sidik jari di lukisan milik seorang kolektor itu ditengarai cocok dengan sidik jari sang legenda dari Italia tersebut. Seperti dilaporkan AFP sebuah laboratorium di Paris menemukan sidik jari tangan kiri yang tertinggal di lukisan yang dibuat dengan kapur dan tinta itu. Laboratorium itu menyimpulkan sidik jari tersebut ’sangat mirip’ dengan karya Da Vinci yang tersimpan di Vatikan.
Direktur laboratorium tersebut, Jean Penicault, mengatakan hasil temuan itu telah dilaporkan ke sejarawan seni Martin Kemp dari Oxford University. Kemp beranggapan lukisan itu bisa jadi memang hasil karya sang master.
Jika benar, maka lukisan koleksi Peter Silverman itu bisa berharga puluhan juta euro. Silverman sendiri membeli lukisan itu beberapa tahun lalu. Setahu dia lukisan itu berasal dari awal abad 19. Kemp menduga gadis remaja dengan rambut terikat menjadi satu yang ada di lukisan itu adalah Bianca Sforza, anak dari Duke of Milan di abad 15 bernama Ludivico Sforza.